Raina Gumay, Mengembalikan Masa Jaya Lagu Anak Nasional dengan Lagu Pelangiku Raina Gumay, Mengembalikan Masa Jaya Lagu Anak Nasional dengan Lagu Pelangiku
“Pelangiku” adalah sebuah lagu yang mengungkapkan keindahan warna warni yang kerap muncul setelah hujan. Monty Tiwa menggambarkan sebuah keceriaan masa kanak-kanak ketika melihat kemunculan... Raina Gumay, Mengembalikan Masa Jaya Lagu Anak Nasional dengan Lagu Pelangiku

Soundcorners.com, Jakarta – Apa yang terlintas dari kata Pelangi, tentunya warna warni indah yang muncul setelah hujan bukan? Keindahan pelangi memang selalu menarik perhatian siapapun yang melihatnya. Rasa penasaran akan keindahan pelangi inilah yang selalu terbersit sejak masa kanak-kanak. Sebuah lagu yang menggambarkan kemunculan pelangi dari mata anak-anak ini kemudian secara gamblang diungkapkan oleh Monty  Tiwa sebagai pencipta lirik.

“Pelangiku” adalah sebuah lagu yang mengungkapkan keindahan warna warni yang kerap muncul setelah hujan. Monty Tiwa menggambarkan sebuah keceriaan masa kanak-kanak ketika melihat kemunculan Pelangi. Keindahan Pelangi inilah yang kemudian berusaha diterjemahkan oleh Penyanyi cilik Raina Gumay.

Penyanyi Cilik Raina Gumay Membawa Angin Segar Dibawah Bendera Aquarius Musikindo

Kalau kita simak alunan lagunya, sangat terasa sekali kualitas yang dibentangkan sejak intro lagu “Pelangiku” dimulai. Ada kesan petualangan yang ditawarkan baik dari segi lirik ataupun ritme-nya sehingga membawa imajinasi dan khayalan pendengar. Alunan musik orchestra dan suara sopran khas anak-anak yang jernih milik penyanyi cilik yang bernama lengkap Raina Premiera Gumay ini juga menjadi kunci hal tersebut.

Melompat ke fase kedua, “Pelangiku” menawarkan keceriaan yang semakin menjadi-jadi. Lompatan-lompatan nada ceria, tak ubahnya degup rasa gembira bocah bermain diselingi alunan suara  dari Raina mengingatkan kita akan seniornya terdahulu, Sherina ataupun Gita Gutawa. Raina berhasil menjadikan alunan ini terdengar manis, bersemangat dan sangat pas menyatu secara musikalitas dengan iringan musik dari Andi Rianto.

“Waktu pertama kali diperdengarkan lagu ini, Raina merasa seperti berada di sebuah fantasi, ada Pelanginya, fairy tail, peri-peri gitu. Rasanya indah sekali. Pas dengar dan nyanyikan pertama kali, Raina suka banget,” kata Raina.

Raina yang saat ini baru menginjak usia 10 tahun ini telah memiliki segudang pengalaman menyanyikan berbagai jingle lagu untuk berbagai produk iklan anak-anak. Gadis cilik kelahiran, Jakarta 18 Februari 2009 ini terasa sangat pas menceritakan tentang keindahan pelangi dari kacamata anak-anak patut diacungi jempol.

Raina memang memiliki bakat menyanyi sejak kecil, selain mengisi jingle dari berbagai macam produk kenamaan, Raina juga pernah menjadi pengisi suara salah satu lagu di film 3 Dara, pengisi acara Konser Anak TVRI dan berbagai acara anak lainnya seperti menjadi pemeran utama dalam pentas Cinderella Sunflower Show, Alice in The Wonderland Mentari Show dan pengisi suara di berbagai konten Youtube.

Bahkan baru-baru ini, Raina memperkenalkan lagu “Pelangiku” yang akan direleasenya kepada beberapa musisi yang sudah mempunyai nama di tanah air, seperti, Melly Goeslaw, Reza Artamevia, Andi Rianto, Uci Nurul, Carlo Saba dan Mario, Hivi, Arsy Widianto, Sandy CanesterKikan, Addie MS, Tohpati, dan pengamat musik Bens Leo sekaligus mewanwancara mereka satu persatu.

Raina yang memang sudah mempunyai latar belakang pembawa acara cilik, seakan tak canggung lagi untuk berinteraksi dengan para musisi termasuk memperkenalkan dan memperdengarkan lagu perdana yang dinyanyikannya, “Pelangiku”.

Banyak pengalaman dan masukan yang diterima Raina, seperti pengalaman masa kecil dan juga tips dari para musisi, video lengkapnya bisa dilihat di kanal Youtube Raina Official : https://www.youtube.com/watch?v=8RlnFBU8fSg

Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free download udemy course
download redmi firmware
Download WordPress Themes Free
free online course

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.