Velvet Studio : Studio Homey dengan Alat Musik yang Bikin Nyaman! Velvet Studio : Studio Homey dengan Alat Musik yang Bikin Nyaman!
Post Views: 168 Velvet Studio : Studio Homey dengan Alat Musik yang Bikin Nyaman!

Soundcorners.com – Studio band pada era ini sudah makin menjamur, begitu juga di Jakarta Selatan, bisnis ini mulai digemari memasuki tahun 2000-an. Tim soundcorners.com berkesempatan mendatangi salah satu studio band dengan konsep “homey” di Jalan Melinjo, Pejaten Barat, bernama Velvet Studio.

Robert Tontey adalah pemilik Velvet Studio yang baru berumur 1,5 tahun. Motif utama Robert membuat studio band untuk anaknya, Pras, yang juga seorang drummer, dan kini menjadi pilot salah satu maskapai ternama. Tim soundcorners.com menemui engineer Velvet Studio, Ryan, dan berbincang membahas studio yang sudah sering dicicipi oleh musisi-musisi ternama.

“Singkat cerita, Om Robert niatnya mau bikin studio band buat anaknya, tapi akhirnya dijadikan studio untuk umum. Sudah 1,5 tahun dan ternyata banyak musisi yang datang kesini seperti KPR, Dewa Budjana, dan belum lama ini Sisitipsi rekaman album kedua disini,” kata Ryan.

Velvet Studio terbilang cukup mumpuni dengan kualitas akustik dan peredam yang sangat baik. Tersedia 2 studio dengan alat yang terbilang sangat baik untuk studio band di Jakarta. Studio 1 menyediakan amp Marshall JCM 900, Mesa Dual Rectifier, Aguilar DB751, drum DW Collector Series, dan keyboard Roland RD-700. “Kita sediakan juga gitar dan bass, tapi biasanya kalo gear itu sudah bawa masing-masing sih,” lanjut Ryan.

Studio 2 dengan luas ruangan yang lebih kecil juga menyediakan alat-alat yang lumayan membuat tim soundcorners.com “surprise”. Amp Orange OR15, Vox AC30C2, Laney Nexus Studio Live, drum Sonor BOP, dan keyboard Roland Juno-Di. “Kadang ada band yang datang minta channel-nya 6, 8, atau bahkan 10, tapi tetap kami layani sih hahaha,” tutur Ryan.

Velvet Studio selain menyediakan 2 studio band, juga menawarkan jasa rekaman, “Disini bisa latihan, rekaman, live record, kadang juga ada yang minta bantuan buat dubber, bahkan translator. Untuk live recording awalnya kita cuma buat promo di media sosial, tapi ternyata banyak yang suka,” jelas Ryan.

Studio 2 dengan luas ruangan yang lebih kecil juga menyediakan alat-alat yang lumayan membuat tim soundcorners.com “surprise”. Amp Orange OR15, Vox AC30C2, Laney Nexus Studio Live, drum Sonor BOP, dan keyboard Roland Juno-Di. “Kadang ada band yang datang minta channel-nya 6, 8, atau bahkan 10, tapi tetap kami layani sih hahaha,” tutur Ryan.

Velvet Studio selain menyediakan 2 studio band, juga menawarkan jasa rekaman, “Disini bisa latihan, rekaman, live record, kadang juga ada yang minta bantuan buat dubber, bahkan translator. Untuk live recording awalnya kita cuma buat promo di media sosial, tapi ternyata banyak yang suka,” jelas Ryan.

Ryan juga menjelaskan alur rekaman, “kalau dari studio 1, semua langsung masuk ke pitchband pb-48, lalu ke Yamaha TF-5. Studio 2 beda lagi, langsung masuk ke Presonus, bisa juga rekaman langsung di kedua studio buat menghemat waktu”.

Mengenai harga, Ryan menerangkan, “studio 1 itu Rp550.000 per 3 jam, studio 2 Rp350.000 per 3 jam, kalau mau live recording tinggal tambah Rp 150.000. Untuk tarif rekaman, kita mulai dari Rp1.250.000 per 6 jam”. Saat ditanya tim soundcorners.com mengenai hal yang spesial dari Velvet Studio, Ryan menjawab “Servis kita paling baik, kita selalu senyum, hahaha,” jawabnya sambil tertawa.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × five =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.