Bukan Hanya Soundtrack, Single Gigih Bagian Dari Nyawa Cerita, Musik, Visual, dan Emosi Bukan Hanya Soundtrack, Single Gigih Bagian Dari Nyawa Cerita, Musik, Visual, dan Emosi
Lagu ini adalah ruang aman bagi siapa saja yang merasa lelah. Kami ingin bilang bahwa di dunia yang menuntut kita untuk selalu sukses, mengakui... Bukan Hanya Soundtrack, Single Gigih Bagian Dari Nyawa Cerita, Musik, Visual, dan Emosi

Bukan Hanya Soundtrack, Single Gigih Bagian Dari Nyawa Cerita, Musik, Visual, dan Emosi

Jakarta, soundcorners.com – Berawal dari fenomena di platform digital yang sukses meraup lebih dari 100 juta impresi, kisah emosional “Keluarga Suami Adalah Hama” kini bersiap melangkah ke layar lebar. Sebagai pembuka menuju film karya sutradara Anggy Umbara tersebut, lagu tema berjudul “GIGIH” resmi dirilis di seluruh platform digital.

Single Gigih Keluarga Suami Adalah Hama - soundcorners

“GIGIH” dibawakan oleh penyanyi muda Xeva Al Gazel dan Shal, mempertemukan dua pendekatan vokal yang sama-sama intim dan emosional. “GIGIH” adalah lagu tentang tetap bertahan di tengah hidup yang tidak selalu berjalan sesuai harapan. Tentang momen ketika keadaan terasa berat, tapi masih ada suara kecil dari dalam diri yang membuat seseorang terus melangkah. Lagu ini adalah social statement tentang ketangguhan manusia di tengah gempuran ekspektasi dan realita hidup yang seringkali tidak berpihak.

Xeva Al Gazel dikenal sebagai musisi muda yang aktif menulis dan memproduksi karyanya sendiri dengan warna indie pop dan ballad yang reflektif. Sejak 2023, ia telah merilis tiga single serta EP Love Epitome yang berhasil mencatat jutaan streaming di berbagai platform digital. Sementara Shal hadir dengan gaya bertutur yang lembut dan personal, banyak terinspirasi dari momen-momen sunyi dan emosi yang tidak selalu terucap. Sebelum “GIGIH”, Shal telah merilis tiga single dalam karier musiknya. Ini juga menjadi rilisan pertama keduanya dengan lirik berbahasa Indonesia.

Composer dan music producer Fajar Putra Jaya (produser Afgan, co-produser dan keyboardist Element) bersama Aloysius Julindra, seorang musisi muda yang berbakat, menyebut “GIGIH” sebagai karya yang lahir dari ruang emosional yang sangat manusiawi. “Lagu ini lahir dari hal yang sangat dekat dengan banyak orang yaitu tentang bertahan. Kami ingin ‘GIGIH’ terasa jujur, sederhana, tapi tetap membawaharapan di dalamnya.” ujar Julindra. “Lagu ini adalah ruang aman bagi siapa saja yang merasa lelah. Kami ingin bilang bahwa di dunia yang menuntut kita untuk selalu sukses, mengakui luka dan tetap memilih untuk melangkah adalah sebuah kemenangan besar,” tegas Fajar.

Sutradara film ‘Keluarga Suami adalah Hama’ sekaligus music video ‘GIGIH’, Anggy Umbara (sutradara Warkop DKI reborn, Azora, Vina, Suzanna, music video Afgan), yang terlibat sebagai co-executive producer dalam rilisan single ini bersama Fajar Putra Jaya, menambahkan bahwa “GIGIH” memiliki hubungan emosional yang kuat dengan semesta kreatif yang ia bangun. “Film ini bicara tentang konflik keluarga yang sangat dekat dengan kita semua. ‘GIGIH’ bukan hanya soundtrack, tapi bagian dari nyawa cerita, musik, visual, dan emosinya benar-benar saling menguatkan,” ungkap Anggy.

Sementara itu, Xeva Al Gazel dan Shal membagikan rasa mereka dalam proyek ini. “Ini adalah kehormatan besar buat kami. Bisa menjadi bagian dari lagu yang sejujur ini, bersama orang-orang yang kami kagumi, adalah pengalaman yang sangat berarti,” ujar Gazel. Shal menambahkan, “Kami merasa sangat bersyukur dan terhormat bisa terlibat dalam proyek ini. Semoga lagu ini bisa menemani banyak orang yang sedang berproses dalam hidupnya.”

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.