Jakarta Drum School (JDS) tengah mempersiapkan penampilan mereka dalam pertunjukan bertema “JDS ALL STARS Reintrepetation The Beatles” di panggung utama Java Jazz Festival 2025 melibatkan musisi Balawan menggunakan instrumen guitar laur biasa, yaitu Fender Masterbuilt Prestige.
Read morePanggung utama JJF 2025 juga nggak main-main! Siap-siap nonton Jacob Collier, Raye, Tunde (Lighthouse Family), Maliq & D’Essentials, Andien, Teddy Adhitya, Danilla, dan banyak lagi. Pokoknya ini jadi momen yang nggak boleh dilewatkan buat kamu yang cinta musik!
Read moreDeni Rifky Purwana, Direktur Proyek Jakarta E-Prix 2025, menyampaikan bahwa suguhan musik ini adalah bagian dari konsep besar Jakarta E-Prix sebagai ajang sportainment global.
Read moreRCD Records pun menyambut karya ini dengan penuh bangga, “Gunting Kertas Batu” adalah wujud musikal dari sebuah kenangan kolektif yang mungkin tak kita sadari masih tinggal di hati. Vintonic berhasil membungkusnya dengan elegan dan tulus.
Read more– Band rock ikonik asal Finlandia, The Rasmus, kembali mengguncang dunia dengan merilis single terbaru ‘Break These Chains’. Lagu ini merupakan kolaborasi The Rasmus bersama Niko Vilhelm dari Blind Channel sekaligus menjadi single pembuka untuk album ke-11 mereka berjudul “WEIRDO” yang akan dirilis 12 September 2025 via Better Noise Music dan Playground Music.
Read moreD’MASIV berharap lagu ini dapat menjadi teman bagi siapa pun yang sedang menjalani proses perjalanan hidupnya, dan mengingatkan bahwa rasa bahagia dan syukur merupakan bekal berharga untuk melangkah maju, seperti perjalanan penuh makna yang dirajut bersama Daihatsu.
Read moreMenjadi single kedua yang dilepas oleh Fran ke penikmat musik Indonesia setelah single ‘Antariksa’ miliknya di tahun 2020, Fran ingin ‘Kaleidoskop’ menjadi kelanjutan misi untuk menampilkan sosok Fran sebagai musisi yang unik dan memiliki suara yang menginspirasi musik-musik jaman sekarang
Read moreMalam itu, The Lantis tidak hanya menunjukkan bagaimana mereka bermain musik, tetapi juga menunjukkan siapa mereka sebenarnya—sekelompok musisi yang serius dengan karya mereka. Ini baru permulaan, dan masih banyak lagi yang bisa diharapkan dari perjalanan mereka ke depan.
Read moreini menjadi luapan spontanitas, kejenakaan, dan kejujuran dalam bentuk musik yang menyegarkan.
Sebagai bagian dari chapter Lunora, “FRENEMY” menjadi karya kedua Isyana Sarasvati yang dirilis di bulan kelahirannya, Mei, sebagai bentuk perayaan atas kreativitas dan kebebasan berekspresi yang diusung dalam album “EKLEKTIKO”. Dalam bagian ini, Isyana membawa tiga musisi lintas generasi, mulai dari Hindia, Afgan, dan tentunya kolaborator dalam lagu ini yakni VIDI.
“Give You All” adalah lagu cinta dengan nuansa sinematik dan penuh gejolak emosi. Perpaduan gebukan drum ala Phil Collins, melodi yang mengalun tinggi, dan gitar yang menggelegar dibungkus dengan produksi pop kontemporer yang mewah.
Read more





















