46 Tahun Cinta Untuk Nike Ardilla Musica Studio’s Hadirkan Album “Sandiwara Cinta” Dalam Bentuk Piringan Hitam 46 Tahun Cinta Untuk Nike Ardilla Musica Studio’s Hadirkan Album “Sandiwara Cinta” Dalam Bentuk Piringan Hitam
Jakarta, soundcorners.com - (Almh.) Nike Ardilla, siapa yang tidak kenal dengan lady rocker ternama asal kota Bandung yang satu ini. Wanita yang bernama lengkap... 46 Tahun Cinta Untuk Nike Ardilla Musica Studio’s Hadirkan Album “Sandiwara Cinta” Dalam Bentuk Piringan Hitam

46 Tahun Cinta Untuk Nike Ardilla Musica Studio’s Hadirkan Album “Sandiwara Cinta” Dalam Bentuk Piringan Hitam

Jakarta, soundcorners.com – (Almh.) Nike Ardilla, siapa yang tidak kenal dengan lady rocker ternama asal kota Bandung yang satu ini. Wanita yang bernama lengkap Raden Rara Nike Ratnadilla ini mempunyai suara yang merdu dan khas, sosoknya yang cantik nan rupawan juga membuatnya diidolakan banyak orang di era 90an.

Dalam rangka memperingati hari kelahiran sang Bintang Kehidupan di tanggal 27 Desember, Musica Studio’s merilis eksklusif album legendaris “Sandiwara Cinta” untuk pertama kalinya dalam bentuk piringan hitam (vinyl). Album ini merupakan album rekaman terakhir dari (Almh.) Nike Ardilla.

Dirilis pada tahun 1995 awal, album ini laku terjual hingga 2 juta keping (kaset dan CD). Tapi siapa yang menyangka, setelah beberapa saat album ini baru dirilis, Nike Ardilla berpulang pada Minggu pagi hari, tanggal 19 Maret 1995 silam. Pasca kepergiannya itu membuat album “Sandiwara Cinta” melambung tinggi hingga terjual dengan estimasi lebih dari 5 juta keping.

Bahkan untuk penjualan di toko kaset, album ini tercatat laku terjual hingga 100.000 (seratus ribu) keping per-harinya. Tak heran, album ini berhasil menembus rekor menjadi salah satu album Indonesia dengan penjualan terlaris sepanjang masa hingga saat ini.

“Berbicara soal Nike Ardilla, salah satu yang paling saya kenang adalah proses recordingnya. Nike Ardilla itu agak luar biasa cara penghayatan lagu, sangat kuat melekat dengan musiknya. Dia itu kalau dikasih lagu, didengar dua-tiga kali, lalu dia bisa beradaptasi dengan lagunya dan bisa menyanyikan dengan penuh penghayatan. Paling hanya dengan 3 atau 4 kali take, sudah cukup. Lagu “Bila” yang saya ciptakan di album ini adalah lagu yang berbeda dari yang lain. Lagu ini adalah salah satu lagu request dari Nike, karena pada saat itu almarhumah sedang LDR. Jadi, dia kepingin dibuatkan lagu yang liriknya ceritain tentang LDR itu.” ungkap Teddy Riadi selaku salah satu pencipta lagu dari Nike Ardilla dan juga saat ini sebagai A&R Musica Studio’s.

“Harapan saya dengan adanya perilisan vinyl ini, kita bisa mengenang kembali lagu-lagu Nike Ardilla dan membawa kita ke momen indah di masa itu. Karena lagu itu sebenarnya bisa membawa kenangan-kenangan manis. Untuk para fans Nike Ardilla, semoga vinyl ini bisa mengobati sedikit kerinduan pada almarhumah. Dan juga semoga lagu-lagu Nike Ardilla bisa terus terdengar dan menginspirasi sampai generasi mendatang.” sambung Kang Teddy

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − two =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.