DIBAWAKAN ULANG OLEH PABLO CIKASO, DUA ANTHEM INDIE LOKAL ERA 2000-AN ‘DIRESMIKAN’ OLEH DEMAJORS DIBAWAKAN ULANG OLEH PABLO CIKASO, DUA ANTHEM INDIE LOKAL ERA 2000-AN ‘DIRESMIKAN’ OLEH DEMAJORS
Jakarta, soundcorners.com - Demajors dengan penuh suka cita mengumumkan perilisan rekaman pertama dari Pablo Cikaso, “Konservatif” dan “Bersandar”, yang keduanya akan tersedia serentak di... DIBAWAKAN ULANG OLEH PABLO CIKASO, DUA ANTHEM INDIE LOKAL ERA 2000-AN ‘DIRESMIKAN’ OLEH DEMAJORS

DIBAWAKAN ULANG OLEH PABLO CIKASO, DUA ANTHEM INDIE LOKAL ERA 2000-AN ‘DIRESMIKAN’ OLEH DEMAJORS

Jakarta, soundcorners.com – Demajors dengan penuh suka cita mengumumkan perilisan rekaman pertama dari Pablo Cikaso, “Konservatif” dan “Bersandar”, yang keduanya akan tersedia serentak di berbagai platform digital pada tanggal 25 Juni 2021.

“Lagu milik The Adams dan White Shoes & The Couples Company tersebut pada awalnya saya rekam secara iseng-iseng, karena dulu saya memang tumbuh besar bersama lagu-lagu itu. Seiring dengan eksplorasi saya akan bunyi-bunyian serta budaya populer era ’80-an, keluarlah terjemahan sedemikian rupa, Lalu seperti biasa kemudian saya bagikan lewat YouTube,” jelas Raka Surya, sosok tunggal dibalik entitas Pablo Cikaso.

Kini kedua rekaman lagu tersebut untuk pertama kalinya tersedia secara resmi, setelah demajors membantu menyambungkannya dengan pihak pemilik lagu, grup musik The Adams dan White Shoes & The Couples Company. Kedua lagu ini ditemui di platform digital musik dunia dengan penyebutan Pablo Cikaso, The Adams – Konservatif (Pablo Cikaso Version) dan Pablo Cikaso, White Shoes & The Couples Company – Bersandar (Pablo Cikaso Remix).

“Tidak pernah terbayang sebelumnya lagu Konservatif digubah dengan gaya city pop ’80-an itu jadi menarik,” ujar Saleh Husein selaku gitaris/vokalis The Adams. “Pablo Cikaso memberikan tawaran mood yang berbeda, kreatif memaknai musiknya, dan bisa didengar dalam kondisi apapun,” tambahnya lagi.

“Kami di demajors terpikat dengan paket unik yang ditawarkan entitas Pablo Cikaso, estetika khas seni internet yang dia bangun, selain tentunya musiknya yang memang menarik, mewakili jaman,” ujar David Tarigan, A&R dari label rekaman demajors.

“Juga sekalian menjadi latihan praktik HAKI jaman sekarang, ‘meresmikan’ kegiatan membagi karya yang secara alami tumbuh di media sosial,” tambahnya.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.