LUCINDA CHUA Merilis Antidotes 2  : Digital EP LUCINDA CHUA Merilis Antidotes 2  : Digital EP
Inggris, soundcorners.com - “Antidotes 2”, EP kedua dari karya solo Lucinda Chua, sudah dirilis secara digital pada awal Mei lalu. Menampilkan single 'Until I... LUCINDA CHUA Merilis Antidotes 2  : Digital EP

Inggris, soundcorners.com – “Antidotes 2”, EP kedua dari karya solo Lucinda Chua, sudah dirilis secara digital pada awal Mei lalu. Menampilkan single 'Until I Fall' dan 'Torch Song', EP empat lagu adalah rilis lanjutan dari “Antidotes 1”yang dirilis sendiri dan memperluas kosakata sonik Chua yang unik, dengan tekstur subliminal yang saling bercampur sebelum menghilang. Jika “Antidotes 1”  adalah Chua yang membangun lanskap dan pemandangan untuk musiknya, maka “Antidotes 2” adalah tempat tinggal di dalamnya.

Lucinda Chua adalah penyanyi, penulis lagu, komposer, produser, dan multi-instrumentalis yang tinggal di London Selatan. Lahir di London dan dibesarkan di Milton Keynes, Chua memiliki akar bahasa Inggris, Malaysia, dan Tionghoa leluhur.

Setelah mempelajari musik dengan telinga sejak usia tiga tahun menggunakan metode Suzuki (di mana anak-anak kecil diajari musik dengan cara yang sama seperti mereka mempelajari bahasa asli), Chua menganggap musik sebagai bentuk alami dari ekspresi diri non-verbal.

Saat baru berusia 20-an, Chua menarik perhatian label AS kranky, merilis dua album dengan band pertamanya Felix dan tur dengan Stars of the Lid sebagai pemain cello dan penata senar. Setelah kematian Felix, dan pindah ke London, Chua merilis sendiri EP debut solonya “Antidotes 1” sambil secara bersamaan menjadi live band FKA twigs untuk
tur Magdalene pada tahun 2019.

Mendapat pujian dari Pitchfork, The Guardian, Dazed dan gal-dem, Chua telah tampil di berbagai pertunjukan di Inggris dan Eropa termasuk Red Bull Music Festival London, MUTEK Barcelona, Tate Moderndan Somerset House.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + 7 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.