SINGLE PERDANA IFAN OHSI “RASAKAN DUNIA” : Sebuah Persembahan Untuk Teman Tuli dan Teman Dengar SINGLE PERDANA IFAN OHSI “RASAKAN DUNIA” : Sebuah Persembahan Untuk Teman Tuli dan Teman Dengar
lfan Ohsi mengawali karir di dunia musik Indonesia lewat sebuah band bernama ALMOST DVa bersama Dani, Oky, Jody dan Adi yang berganti nama menjadi... SINGLE PERDANA IFAN OHSI “RASAKAN DUNIA” : Sebuah Persembahan Untuk Teman Tuli dan Teman Dengar

Soundcorners.com – lfan Ohsi mengawali karir di dunia musik Indonesia lewat sebuah band bernama ALMOST DVa bersama Dani, Oky, Jody dan Adi yang berganti nama menjadi DEVA, kemudian tahun 2015 bersama Nada Noor, Rachman Noor, dan Viki Risky mendirikan band KIAN dan merilis lagu hits alm. Nita Tilana bertajuk “Tak Ada Waktu”. lfan yang berprofesi sebagai PR & Media Relation ini juga aktif mencipta Iagu dan salah satu Iagunya juga menjadi soundtrack DRAMA MUSIKAL SlTI NURBAYA. lfan juga terlibat dalam sebuah project sosial “Qur’an Indonesia Project” yang diinisiasi oleh Archie Wirija, Pasha Chrisye & Narendra Pawaka.

Dari project social tersebut lfan ditemukan dengan berbagai pengalaman baru. Dan salah satunya yang menginspirasinya untuk merilis single bertajuk “RASAKAN DUNIA” sebuah kolaborasi bersama Aska vokalis sekaligus gitaris ”Rocket Rockers”. Lagu ini diciptakan oleh Aska, yang merasa terinspirasi oleh cerlta lfan tentang dunia teman tuli.

“Awalnya ‘Archie’ sahabat saya selalu bercerita tentang teman tuli, dan Archie juga memperkenalkan “The Littlehijabi Homeschooling” (rumah belajar inklusif bagi anak berkebutuhan khusus ini menggunakan bahasa isyarat sebagai bahasa pengantar nya). Lalu, Kita membuat sebuah project bersama dan akhirnya semakin intens dan semakin dekat dengan teman-teman tuli.” Ungkap lfan

“Nah, setiap ketemu Aska, saya selalu cerita hal baik dan pengalaman saya menjadi teman dengar dan dunia teman tuli. Di luar ekspektasi, dan tanpa sepengetahuan saya, Aska menciptakan sebuah karya luar biasa tentang dunia teman dengar dan teman tuli berjudul Rasakan Dunia ini” Ianjut lfan.

Lagu ini bercerIta tentang bagaimana seorang teman dengar mengenal dunia teman tuli dan mengungkapkan perasaan apresiasi dan kagum lfan dan Aska terhadap teman tuli. Melalui lagu ini juga, lfan ingin mengajak teman dengar untuk semakin mengenal tentang dunia teman tuli termasuk budaya dan cara komunikasi mereka yaitu; Bahasa isyarat. Dan berharap bahwa teman tuli juga dapat lebih mengenal dunia teman dengar seperti harapan teman tuli yang menginginkan kesetaraan. Lewat lagu ini pula lfan mengajak teman tuli untuk bisa seirama dalam menjalani hidup ini bersama-sama.

Akhir Januari, lfan merilis single perdana miliknya bersamaan dengan video klip spesial yang melibatkan teman-teman tuli yang berbeda latar belakang pekerjaan. Ada Penari Tuli, Visual Designer, Barista, Fashion Designer dll. Video klip ini menggambarkan secara detail bahwa teman tuli memiliki dunia yang sama seperti teman dengar, yang menjalankan aktnfitas keseharian yang sama. Yang pengerjaannya dibantu oleh Arseri Creative House dan disupporf oleh KitaBisa.com. Bersama Fantasi Tuli menggelar kompetisi Cover Artwork yang di ikuti teman tuii sebagal peserta graphic designer nya, dan terpilih satu artwork yang terbaik dari karya tersebut bernama Nando Saputra dan kerjasama Fashion Designer oleh Ai Syarif 1965.

Lagu ini menjadi sebuah karya yang istimewa dan sangat berbeda dari karya yang Ifan buat sebelumnya bahkan waktu Ia bersama bandnya. Karena selain lagu ini memiliki sisi positif, ini merupakan kali pertama lfan bekerjasama dengan musisi hebat seperti Aska “Rocket Rockers”

‘Ini pertama kalinya kerja bareng Aska karena konsep, lagu, dan karakter vokal semua di direct oleh Aska. Saya disini bener-bener pengen secara penuh menjadl ’Penyanyi’. Dan awal saya cuma titip ke Aska,  saya pingin karya solo ini output nya harus ‘Positive Vibes” dan saya yakin karya dan energi seperti itu akan jadi manfaat buat banyak orang. Karena kalau sudah jadi manfaat secara otomatis hal penunjang lainnya untuk menjadikan ini berjalan sesuai harapan juga akan terwujud”

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten + five =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.