SPMI Adakan Program Musik Charity “PEDULI NEGERI TERCINTA” Secara Virtual SPMI Adakan Program Musik Charity “PEDULI NEGERI TERCINTA” Secara Virtual
Jakarta, soundcorners.com - Memperhatikan kondisi para Musisi Café, Restaurant, Hotel, Bar, Pub, Hotel dan Event dari Sabang sampai Merauke yang bisa dipastikan berjumlah 50.000... SPMI Adakan Program Musik Charity “PEDULI NEGERI TERCINTA” Secara Virtual

Jakarta, soundcorners.com – Memperhatikan kondisi para Musisi Café, Restaurant, Hotel, Bar, Pub, Hotel dan Event dari Sabang sampai Merauke yang bisa dipastikan berjumlah 50.000 Grup Musik sejak Maret 2020 awal Pandemi Covid-19 hingga saat ini, maka Solidaritas Pekerja Musik Indonesia (SPMI) berinisiatif mengadakan program Musik Charity “PEDULI NEGERI TERCINTA” dengan konsep Live Streaming menggunakan akun Media Sosial.

Adapun program ini akan diselenggarakan pada Tanggal 8 sampai 10 Februari 2021 di Dyron Café Lot 8 SCBD Sudirman serta membuka DONASI, yang mana hasil Donasi diperuntukan bagi musisi terdampak Pandemi Covid -19.

SPMI membutuhkan adanya rasa kepedulian dan dukungan penuh dari Pemerintah terutama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif , Bapak Sandiaga Uno memiliki jiwa kepedulian tinggi atas kondisi memprihatinkan yang menimpa Negeri Tercinta Indonesia ,dimana pekerjaan  dibidang hiburan adalah bagian dari Pariwisata untuk masyarakat Indonesia.

“Salut untuk temen temen SPMI, pak Herry, Ibu Panitia pelaksana, Sekjen pak mico, Korlip Kepala divisi Humas dan sosial budaya. Indonesia butuh saling dukung, Berkolaborasi, saling berbagi tentunya. Penyanyi itu punya tujuan untuk menghibur bisa membahagiakan kita semua dan meningkatkan imun dalam tubuh. Akan tetapi harus diakui sahabat sahabat kita, saudara saudara kita musisi dari Sabang sampai marauke hari ini kita banyak keprihatinan. Mudah mudahan dengan acara ini pak Herry banyak dukungan baik moril maupun materilnya.

Dan tak lupa saya mengucapkan salam dari pak menteri bapak Sandiaga Salahudin Uno yang menyampaikan bahwa AYO KOLABORASI semua saling berbagi, saling memberi informasi pun sangat penting. Bagaimana saudara saudara kita disana dan siapa yang bisa hari ini mempunyai lebih membantu yang kurang, membantu bisa dalam bentu apa pun. Penyanyi bukan butuh uang saja tapi mempunyai tujuan, sehingga apabila tujuannya tercapai akan Indonesia menjadi lebih baik. Akan menjadi Indonesia bebas Covid.”, tukas Harry Koko dari Deteksi Production.

Dengan menyajikan konsep yang berbeda dan tetap menjalankan Protokol Kesehatan, SPMI menampilkan Band secara Virtual dimulai dari para Musisi yang ada di Barat hingga di ujung Timur Indonesia, diharapkan dapat menjadi bukti nyata bahwa betapa banyaknya Musisi yang ada di Indonesia yang selama ini mungkin kurang diperhatikan.

“Sebenarnya kita punya niat tulus membantu para musisi yang hampir satu tahun tidak bekerja. Lagi-lagi kegiatan ini sudah kesekian kalinya kita dari SPMI agar teman-teman kita bisa berkreasi dan beraktifitas. Yang pertama Saya berterimakasih kepada pak menteri Sandiaga Uno sebagai menteri parekraf untuk komentar-komentarnya dan didengarnya keluhan keluhan para musisi. 

Untuk yang ke dua saya berterimakasih kepada artha graha perduli dan saya ucapkan terima kasih  untuk yang lainnya. Untuk klinik peduli cinta Indonesia ini terselenggara dengan lancar dan jangan lupa donasinya buat para yang pendengar yang mengikuti acara ini agar dapat mengobati. Terimakasih buat semua teman-teman yang terlibat diacara ini. Saya sebagai ketua umum SPMI mengucapkan terimakasih.”.cetus Zuheri Ketua SPMI

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × one =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.