The Rock kampus Episode 105 Suguhkan Band Lintas Genre The Rock kampus Episode 105 Suguhkan Band Lintas Genre
Post Views: 882 The Rock kampus Episode 105 Suguhkan Band Lintas Genre

Sondcorners.com – Jakarta, (22/11) Tetap konsisten melakukan aktifitas positif di scena musik Indonesia dibuktikan oleh Ezra Simanjuntak, sosok penggagas The Rock kampus yang melakukan gigs rutin di Jakarta.

Memasuki episode ke 105 di I-Six bar, Kemang Jakarta Selatan pada Kamis (22/11), menampilkan band-band beda genre sepertii Tenholes,Siksa Kubur,Hellcrust,Post Human, Anti Squad dan Zifactor.

“Gue bikin The Rock kampus karena melihat scena di Indonesia masih tertinggal di segala aspek jika dibandingkan Amerika, Eropa bahkan Jepang, walaupun scena metal disini sudah ada sejak tahun 1980-an.Sehingga The Rock kampus adalah  wadah membangun sebuah platfom, esensinya pagelaran musik secara rutin.”, kenang Ezra Simanjuntak.

Menurutnya, industri musik scene indie khususnya harus punya infrastruktur yang dibangun dan saling terkait, sehingga gagasan ini tertuang dalam The Rock kampus.”ide awalnya bisa menampung band-band original show bersama dalam satu tempat dan rutin dilakukan, kegiatan ini sudah gue jalani sejak tahun 2015 hingga sekarang setiap dua minggu sekali”, tambahnya.

Komitmen yang dijalani saat ini mengalami beberapa lika-liku hingga The Rock kampus bisa tetap eksist  sampai episode 105. ” Semua genre musik yang dasarnya mengadopsi unsur rock dan subculturnya pernah main disini, baik band lokal maupun internasional, meskipun mereka gue undang cuma dibayar transport aja, bahkan kadang gak gue bayar malahan, hahahha, tapi karena konsep acaranya konsisten,sound-nya juga diperhatikan dengan baik, banyak band-band besar mau main disini.”, jelas Ezra Simanjuntak.

Konsep Unik dan line up band-band yang tampil mewakili lintas genre dan generasi,  The Rock kampus berkembang pesat.”saat ini dari awal berjalan hingga di episode ke 105 sudah sekitar 600 band yang pernah mengisi konten acara, semua gue perlakukan sama dalam kerjasama, yang penting band yang tampil harus bermain rapih, gak berantakan, itu aja sih dasarnya gue ajak mereka show disini, meskipun gue cuma sanggup bayar transportnya aja dan jarang ada dukungan sponsor, tetapi ini pembuktian gigs ini tetap berjalan dengan konsep-konsep keren dengan line up band yang keren-keren.”,tutupnya.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 + one =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.