Grand Final Bintang Radio Indonesia 2026: Persaingan Sengit, Juri Puji Aura Bintang Finalis di Panggung Legendaris RRI
JAKARTA, soundcorners.com – Ajang pencarian bakat vokal legendaris Tanah Air besutan Radio Republik Indonesia (RRI), Bintang Radio Indonesia 2026, kembali memasuki babak puncak. Babak Grand Final ini digelar selama tiga hari, yakni pada 28, 29, dan 31 Oktober 2026 di Gedung RRI Jakarta.
Fokus pada kategori musik pop, ajang ini menampilkan 10 finalis dari berbagai kota besar di Indonesia pada setiap harinya, di mana masing-masing peserta ditantang membawakan satu lagu pop. Penampilan harian dibagi ke dalam lima sesi, dengan format evaluasi dewan juri yang terdiri dari Mytha Lestari, Bemby Noor, dan Ferdy Tahier yang memberikan penilaian setiap dua sesi berakhir.
Beragam catatan menarik dan evaluasi teknis mewarnai jalannya kompetisi di hari pertama menunjukkan tingginya standar kualitas yang dicari tahun ini.
Apresiasi Ferdy Tahier: Dari Penguasaan Panggung hingga Urusan Pitching
Musisi dan vokalis Ferdy Tahier menyoroti pentingnya stage presence sejak detik pertama finalis menginjakkan kaki di panggung. Hal ini ia sampaikan saat mengevaluasi penampilan Billy, finalis asal Singaraja, Bali.
”Billy, masuknya (entrance) luar biasa, percaya diri banget. Menguasai panggung, dan saat tadi kurang bisa mendengar kontrol monitor, dia langsung mencari spot speaker. Itu bagus,” puji Ferdy. Meski memuji warna suara Billy, Ferdy memberi catatan teknis. “Ada sedikit out of pitch pas modulasi, mungkin karena gugup. Saran saya, vibranya diatur lagi agar tidak terlalu kental. Tapi secara keseluruhan keren.”
Komentar positif juga diberikan Ferdy kepada Hugis. Menurutnya, Hugis berhasil memancarkan aura bintang sejak awal penampilannya. “Perpindahan dari suara biasa ke head voice-nya keren banget. Meski membawakan lagu cowok yang kuncinya mungkin sedikit kerendahan di awal, penguasaan panggung, rasa, dan kontak mata dengan audiens sangat oke,” jelas Ferdy.
Evaluasi Mytha Lestari: Kendala Monitor Vokal dan Pujian Karakter Suara
Penyanyi Mytha Lestari memberikan catatan kritis sekaligus pujian, khususnya terkait kendala teknis audio monitor di atas panggung yang sempat menyulitkan beberapa peserta seperti Kanaya, Angga, Syasyafa, dan Hamzah.
Untuk Hamzah, Mytha blak-blakan menyebutnya sebagai peserta pria dengan timbre favorit juri sejak babak preliminary. “Interpretasi lagunya sangat bagus dan kontrol vokalnya, terutama soal napas, sangat bijaksana. Sayangnya nada dasar di awal terlalu rendah sehingga memicu banyak improvisasi. Akan lebih sempurna jika ia berani menaikkan nada dasarnya,” papar Mytha.
Sementara untuk Kanaya, kendala monitor diduga membuat beberapa nadanya sedikit meleset (miss) dan memengaruhi tempo. Namun, Mytha menegaskan bahwa Kanaya memiliki warna suara yang sangat relevan dengan selera industri musik saat ini, didukung oleh kualitas head voice yang sangat baik.
Secara keseluruhan, Mytha menilai deretan peserta di sesinya telah membuktikan diri sebagai penampil sejati yang tak hanya bernyanyi, tapi juga menyajikan aksi panggung visual yang matang.
Bemby Noor Temukan “Paket Lengkap”
Komposer hits Bemby Noor turut memberikan evaluasi mendalam terkait teknis vokal dan dinamika bernyanyi. Saat menilai Angga dari Samarinda yang membawakan lagu Afgan, Bemby memuji karakter vokal Angga yang empuk dan mendekati penyanyi aslinya, serta penguasaan panggung yang penuh kejutan. Namun, ia menyarankan agar Angga bernyanyi lebih nge-groove saat membawakan lagu bertempo upbeat.
Pujian tertinggi Bemby hari itu jatuh kepada Sasyalfa, finalis asal Bandung. “Sejak bait pertama sudah memukau dan bikin meleleh. Produksi vokal di bagian reff, khususnya transisi dari falsetto ke suara asli, dieksekusi luar biasa. Dinamikanya dapet banget sampai ke klimaks,” puji Bemby. Ia bahkan menyebut Sasyalfa sebagai penyanyi “paket lengkap” yang aura bintangnya sudah sangat memancar.
Berlangsungnya Grand Final Bintang Radio 2026 ini kembali menegaskan komitmen RRI sebagai salah satu kawah candradimuka paling bersejarah dalam melahirkan penyanyi-penyanyi pop berkualitas yang siap terjun langsung ke industri musik nasional.


















No comments so far.
Be first to leave comment below.