Gugun Blues Shelter Bikin Festival Sendiri Lewat Album GBSFEST Gugun Blues Shelter Bikin Festival Sendiri Lewat Album GBSFEST
Jakarta, soundcorners.com - Setelah sebelumnya hanya tersedia sebagai boxset compact disc yang dirilis dalam jumlah terbatas, album ke-10 dari Gugun Blues Shelter yang bertajuk... Gugun Blues Shelter Bikin Festival Sendiri Lewat Album GBSFEST

Gugun Blues Shelter Bikin Festival Sendiri Lewat Album
GBSFEST

Jakarta, soundcorners.com – Setelah sebelumnya hanya tersedia sebagai boxset compact disc yang dirilis dalam jumlah terbatas, album ke-10 dari Gugun Blues Shelter yang bertajuk GBSFEST kini bisa dinikmati di berbagai platform streaming digital. Album yang awalnya dirilis pada pertengahan tahun 2019 ini tersedia dalam format digital mulai 15 November 2021 lewat kerja sama Gugun Blues Shelter dengan label rekaman demajors.

Setelah absen selama kurang lebih 3 tahun dari dunia rekaman album, Gugun Blues Shelter tampil dengan tradisi rock yang kental dalam album GBSFEST. Tiap lagu di album direkam dengan sikap layaknya sebuah penampilan grup rock di sebuah festival.

“Album ini terasa lebih keras, lebih raw, bahkan direkam dengan kabinet amplifier gitar dan bass yang besar, seperti sedang live di panggung festival,” ujar Gugun menjelaskan ekspresi umum album barunya.

“Musiknya pun cukup variatif, rock, blues dan funk, jadi benar-benar seperti sedang berada di sebuah festival musik rock tradisional. Itulah kenapa judul albumnya GBSFEST,” tambah Gugun.

Album GBSFEST berisikan 8 trek panas dengan lagu andalan seperti singel pertama “Sweet Looking Woman” yang juga sempat tampil di film besutan Tompi, Pretty Boys (2019), “I’m So Lonely” yang bersama tiga lagu lain dari album sempat meramaikan film Derby Romero, Gas Kuy (2021), dan “Tentang Mu” yang juga dijadikan sebagai focus track dalam perilisan digital kali ini.

Menariknya ekspresi lugas dan terbuka yang dihasilkan oleh musik di album terasa kontras dengan tema-tema lagu yang justru semakin berporos pada pengalaman pribadi Gugun.

“Songwriting di album ini yang paling pribadi jika dibandingkan dengan yang sebelumsebelumnya,” jelas Gugun yang juga bereaksi terhadap keresahan hidup masa pandemi.

“Tetapi outcome-nya terasa yang paling ngeband setelah album Turn It On dan  Soul Shaker,”tambahnya lagi.

GBSFEST menampilkan kontribusi musisi seperti Eugen Bounty dan Brury Effendy untuk seksi alat tiup. Juga artwork sampul oleh Yoyo Hins Itta yang menerjemahkan gagasan visual dari Gugun.

Album GBSFEST nantinya juga akan tersedia dalam format compact disc reguler. Gugun Blues Shelter pun sedang mempersiapkan rilisan singel dengan materi baru yang akan segera rilis dalam waktu dekat.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − one =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.