Gugun Exlusive Interview: Bullshit Saja Main Musik Kalau Ga Mau Masuk Industri! Gugun Exlusive Interview: Bullshit Saja Main Musik Kalau Ga Mau Masuk Industri!
Di Indonesia, tiap genre sudah memiliki wajah ikonnya masing-masing. Untuk musik Rock, Ahmad Albar, untuk musik Jazz, Indra Lesmana, Untuk musik klasik atau orchestra,... Gugun Exlusive Interview: Bullshit Saja Main Musik Kalau Ga Mau Masuk Industri!

Soundcorners.com – Di Indonesia, tiap genre sudah memiliki wajah ikonnya masing-masing. Untuk musik Rock, Ahmad Albar, untuk musik Jazz, Indra Lesmana, Untuk musik klasik atau orchestra, Erwin Gutawa, sedangkan untuk musik blues? Sudah pasti nama Gugun yang muncul di benak para pecinta musik. Bagaimana tidak, rambut gondrong, topi bulat, gitar stratocaster, dan lick-lick blues soulful khasnya selalu terdengar apik dan mampu mengacak-acak emosi pendengarnya. Kali ini Tim SoundCorners mendapat kesempatan untuk mewawancarai langsung Gugun perihal musik blues di Indonesia, perjalanan karir, hingga gear koleksinya.

Perjalanan karir Gugun secara profesional sudah dimulai sejak awal 2000an. Nama Gugun memang sudah melekat sebagai frontman dari band blues paling tenar di Indonesia bernama Gugun Blues Shelter. Setelah beberapa kali pergantian nama band dan juga personil, kini Gugun Blues Shelter dinaungi oleh Gugun, Fajar, dan juga Bowie. Perjalanan Gugun mengandrungi industri musik di Indonesia tentu saja tidaklah mulus. “Gue sempet beberapa kali ditolak sama label gede, tujuan gue ke Jakarta emang mau cari duit dari blues, makanya bolak-balik label gede buat ngirim demo” curhat Gugun.

Keputusan Gugun untuk terjun ke dunia musik mainstream memang banyak menuai pro-kontra, dari kalangan pendengar musik bahkan hingga sesama musisi blues, yang paling panas adalah perseteruannya dengan Rama Satria berapa tahun belakangan.Memang tidak salah jika seorang musisi ingin mencari penghasilan dari musik, namun banyak pendapat dari musisi blues, bahwa musik blues tidak untuk dikomersilkan. “Bullshit kalo lo main musik tapi gamau masuk industri, itu bullshit!” Tegas Gugun ketika ditanya soal tanggapannya mengenai kontra atau tanggapan miring dari beberapa rekan musisi yang memilih untuk tidak mengkomersilkan musik blues.

Untuk gear, sudah pasti koleksi gitar Gugun lebih condong ke arah stratocaster buatan Fender maupun GnL, namun tidak berarti Gugun tidak menggunakan gitar model lain, Gugun juga memiliki Gibson SG, bahkan PRS. Untuk teknis, Gugun lebih memilih untuk tetap tradisional menggunakan pedal efek dan menodong ampli “gue lebih sua=ka todong soalnya lebih natural, udah nyoba pake efek digital tapi tetep aja belum kena” cerita Gugun.

Masih banyak lagi yang dibahas pada sesi wawancara kali ini. Untuk lebih lengkapnya silahkan saksikan Gugun Exclusive Interview hanya di kanal youtube SoundCorners. Jangan lupa like, comment, dan subscribe ya!

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 + 20 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.