Guitar Freaks Jakarta: Rasakan Sensasi Studio Band dengan Konsep Live Stage! Guitar Freaks Jakarta: Rasakan Sensasi Studio Band dengan Konsep Live Stage!
Post Views: 290 Guitar Freaks Jakarta: Rasakan Sensasi Studio Band dengan Konsep Live Stage!

Soundcorners.com – Nama Guitar Freaks mungkin sudah tidak asing lagi di telinga para gitaris tanah air, tempat wadah berkumpul,ngegigs,sharing atau sekedar ngopi untuk para gitaris dan komunitas lain. Tim soundcorners.com berkesempatan melakukan bincang santai dengan mas Dani pemilik sekaligus   Owner Guitar Freaks,  tepatnya di bilangan Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan.

Sejarah Singkat Guitar Freaks

Mas Dani bercerita sedikit sejarah dari Guitar Freaks, “nama Guitar Freaks ini awalnya asal aja sih hahaha, asal ceplos aja.selain enak di dengar akhirnya dijadiin dan sekarang sudah berjalan kurang lebih 3 tahun.Guitar Freaks sekarang sudah mempunyai hak paten dan sudah terdaftar resmi di kementrian Indonesia. Awal mula Guitar freak sendiri sebenar nya hanya mau buat tempat galeri Radix Guitar bareng mas Toien, sama ngumpulin gitar-gitar relic buat jual-beli. Nah, waktu beliau ke NAMM Show di Amerika,mas Dani sempat berkunjung ke guitar center, salah satu galeri/toko gitar di sana yang ada tempat manggungnya,dan terlihat seru sekali konsep toko guitar tapi ada tempat latihan/gigs nya Berawal dari keresahan mas Dani dan pengalaman pribadi ”waktu ngeband dulu, selama latihan ngerasa jago nih, pas di panggung bingung, apalagi newbie kan, akhirnya ada niat untuk membuat  studio latihan yang konsepnya live stage”.ungkap nya

Konsep Studio Stage

Studio stage Guitar Freaks menawarkan sensasi yang berbeda, dengan konsep Live Stage, dengan luas sekitar 200 meter persegi, kita bisa latihan band sambil ditonton layaknya ngeband dipanggung, dengan didukung alat serta sound system dan lighting professional yang mumpuni,hanya dengan biaya Rp 300 ribu per 2 jam. Banyak yang bisa kita dapatkan latihan ngeband di Guitar freak ini, dari bagaimana mengeksplor panggung, bergaya, mengatur bloking sesama pemain, belajar sistem monitoring dan disini kalian jadi punya kedekatan emosional dengan penonton.

“Disini  bisa atur multimedia juga, misalkan mau video kayak gladiresik? Bisa. Mau streaming? Bisa. kami tinggal minta hotkey medsos nya saja (facebook,Instagram dll) dengan di bantu terpasang 4 kamera yang mampu merecord secara live keseluruh sudut panggung,baik ke panggung utama, ke penonton, dan kiri dan kanan panggung, dan kami juga menyiapkan 1 lagi moving camera tapi itu tergantung permintaan,” ujar mas Dani yang juga pecipta Amp Sugar

Sisi Akustik studio mendapat respon baik dari musisi yang sudah pernah mencicipinya, terlihat sisi akustik sudah di treatment dengan baik dan benar.. dengan penambahan  glasswool di tembok dan di lapisi beberapa kain double baik di atas panggung dan beberapa sisi lain nya , lantai dasar yang mengunakan lantai dari bahan kayu juga bagus untuk meredam suara pantulan. Untuk alatnya sendiri sudah mewakili seperti Radix Guitar, Stephallen Guitar, Sugar Amp, Marshall Amp, Digital Piano Roland RD700NX, Digital Mixer Presonus Live 24., 4 pairs Monitor: db Technolgies, Mackie. FOH : Electro Voice. kalau mau bawa alat sendiri juga no problem” jelas Dani

Tempat Kumpul Musisi

Hampir semua gitaris beken sudah pernah mampir atau sekedar ngegigs di Guitar Freaks,  lanjut Dani.

Selain galeri Radix, Sugar, dan studio stage, disini juga dipakai sebagai tempat launching buku, diskusi buku, launching film, komunitas sastra, preview film, dan live recording. “Kadang pada takut latian disini kalo kebetulan lagi ada musisi nongkrong, jadi malu gitu, harusnya sih tidak perlu, semua welcome disini, saling sharing, salah atau jelek tidak apa apa, sama sama belajar,” tutur mas Dani.

Radix Guitar & Sugar Amplification

Dani mengawali karir nya di salah satu galeri musik di jakarta di bagian distribusi, “kalau keluar kota,saya selalu membawa keliling guitar radix, setelah punya jaringan dan modal, akhirnya membuat karya sendiri (Sugar Amp).
Saya orang pertama yang membawa gitar lokal (Radix) ke pasar konvensional, ( distribusi ke toko dan dealer resmi) waktu dulu orang orang selalu underestimate sama guitar lokal karena menurut kata hati saya bagus, akhirnya saya berani untuk memasarkan nya, Dan ini merupakan titik di mana orang indonesia mulai percaya bahwa gitar lokal itu bisa bersaing karena kualitasnya. Saya kira sekarang banyak gitar lokal yang bagus, dan banyak juga musisi yang memakainya. Artinya kepercayaan kepada produk lokal sudah mulai tumbuh bukan karena kampanye cintailah produk indonesia, tapi karena kualitasnya yang makin baik. Waktu memasarkan gitar Radix, hina-dina dulu yang saya dapatkan,orang bilang “gila loe bawa gitar lokal kemari? “kenang mas Dani

berkat kerja keras dan kegigihan yang kuat sekarang guitar radix sudah bisa di sejajarkan dengan gitar gitar ternama..bukti nya banyak gitaris baik lokal maupun international mengakui kwalitas dari gitar radix dan beberapa gitaris beken mau jadi brand ambassador nya guitar Radix dan Amp sugar..di ajang event  Radix sudah mejeng di MUSIKMESSE Frankfurt,Jerman..naah gokil kan tuh..

Guitar Freaks Jakarta
Jalan Fatmawati RT 6/RW 3, Jakarta Selatan
0813-8141-2229

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × two =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.