Pestapora 2025 : Meriah, Meskipun kontroversial Pestapora 2025 : Meriah, Meskipun kontroversial
Perhelatan event Pestapora 2025 begitu menarik untuk disimak. Dilihat dari line up penampil yang memiliki beragam latar belakang genre musik yang disuguhkan dengan banyaknya... Pestapora 2025 : Meriah, Meskipun kontroversial

Pestapora 2025 : Meriah, Meskipun kontroversial

Jakarta, soundcorners.com – Perhelatan event Pestapora 2025 begitu menarik untuk disimak. Dilihat dari line up penampil yang memiliki beragam latar belakang genre musik yang disuguhkan dengan banyaknya jumlah panggung membuat kita sebagai penonton akan dibuat selalu keliling tiap stage untuk tidak kehilangan penampil musisi idaman yang sudah di nantikan. Pasalnya event Pestapora menyiapkan sekitar 15 panggung dengan berbagai line up yang tidak biasa dari berbagai genre musik dan musisi di Indonesia.

Pestapora 2025 - soundcorners

Di hari pertama, tim redaksi soundcorners.com yang hadir terkesima dengan konsep cover musisi. Dimulai dengan penampilan Dannila mengcover beberapa lagu sheila On 7 dengan diarasemen ulang mengusung genre Jazz. Ini sik memang spektakuler. Bagaimana karakter timbre Danilla menyanyikan berbagai single sheila On 7 berbalut Jazz. Unik sih menurut kami.

Meskipun secara line up dihari pertama semua musisi memang menampilkan performa yang penuh energik. Pasalnya meskipun event ini dimulai sejak jam 10 pagi, tetap saja animo audience yang datang tumpah ruah sejak dari pagi, bahkan jika mengintip beberapa akun sosmed, ada audience yang datang dari subuh dan menumpang truck sayur untuk menghadiri event ini.

Hari pertama ditutup dengan penampilan Kangen Band yang mengcover lagu-lagu hits sheila On 7. Kerumunan crowd massa langsung memadati stage Pestapora dengan bernyanyi bersama, bahkan ada beberapa penonton bicara “njir mirip banget ya sama sheila On 7 penampilannya. Beda tipis di vokalnya aja.”. ujarnya.

Hari pertama yang penuh riang gembira hingga malam ternyata berbuntut aksi kecewa berbagai musisi yang tampil di hari kedua. Hal itu terjadi ketika ada parade di tkp pada hari pertama dari sponsor event Pestapora yang merupakan salah satu perusahaan tambang yang terindikasi merusak lingkungan dan konflik agraria kepada masyarakat adat. Sukatani menjadi band pertama yang mundur tidak jadi tampil diikuti oleh musisi lainnya. Menurut pantauan redaksi ada sekitar 32 musisi yang membatalkan penampilannya terkait fakta ini.

Namun, di hari kedua Pestapora 2025 pengunjung yang datang tetap ramai, pasalnya di pagi hari Ucup selaku director Event Pestapora sudah membuat video klarifikasi di sosial media official Pestapora untuk mencabut semua kerjasama dengan perusahaan tambang itu dan mengembalikan semua dukungan finansialnya. “kerjasama ini sudah kami akhiri dan kami tidak menggunakan dana-nya sepeserpun.”, ujarnya di video klarifikasi yang tayang Sabtu Pagi (6/9/2025).

Memasuki hari ketiga redaksi soundcorners.com langsung menuju panggung pestapora untuk menyaksikan penampilan Datuk Sri Siti Nurhaliza. Meskipun tampil pada Pkl.14.00 yang teriknya lumayan panas, tidak meyulutkan audience memenuhi area pit. Bahkan single “Aku Cinta Kepadamu” yang dirilis 29 tahun yang lalu tetap menjadi anthem audio yang hadir. “saya senang sekali penggemar saya yang dominan hadir dari kalangan milenial ini hafal juga lagu-lagu saya, khsususnya single  “Aku Cinta Kepadamu” yang telah rilis 29 tahun lalu. “, ucapnya di stage Pestapora.

Lanjut ke line up berikutnya di Stage Sat set ada penampilan The Rain. Seru juga sik penampilan mereka dengan membawakan berbagai lagu hits-nya tapi juga menyematkan satu karya sheila On 7 Versi the Rain dan sebagai encore single “terlatih Patah Hati”.

Kami geser kembali ke stage Pestapora untuk melihat penampilan Ari lasso dan band. Suguhan yang powerfull meskipun semalam beliau tampil dengan Dewa19 di GBK tapi penampilannya bisa membuat crowd pecah dan menyajikan berbagai featuring baik bacing vokal hingga gitaris Andra Ramadhan. “sebenarnya saya juga ingin menghadirkan Ahmad Dhani, tapi Ucup belum berani hahahaha, becanda ya Cup.” Ucap Ari Lasso. Selain membawakan lagu-lagu Hits-nya. Ari Lasso juga membawakan beberapa single andra and the backbone dan juga Dewa 19.

Suasana memasuki magrib, redaksi meluncur ke stage selanjutnya yang menampilkan G-Plag di Stage Gelanggang Pestapora. Tampilan stage yang intimade menjadikan crowd yang berjubel sampai depan panggung, jadi mau motret penampil butuh tantangan hehehehe. Tapi penampilan mereka asik sik. Mengcover berbagai karya The Beatles dan mendekati aslinya. Hal itu terlihat meskipun menggunakan routing modern namun nuansa vintage sound-nya bisa terartikulasi sempurna. Jadwal masih ada berbagai musisi keren tapi redaksi menontonnya dari jauh tidak bisa mengambil foto yang bagus karena padatnya penonton.

Event Pestapora 2025 menyiapkan sekitar 15 panggung dengan berbagai line up yang tidak biasa dari berbagai genre musik redaksi hanya singgah sebentar-sebentar saja. Karena banyak jadwal penampil yang berbarengan.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.