Gerald Situmorang Exclusive Interview Gerald Situmorang Exclusive Interview
Gerald Situmorang adalah gitaris yang masih berusia 30 tahun, namun sepak terjangnya di dunia musik sudah tidak perlu diragukan lagi, karya-karyanya yang mayoritas mengusung... Gerald Situmorang Exclusive Interview

Soundcorners.com – Musik jazz mungkin masih sedikit asing di telinga para anak muda terutama yang biasa disebut generasi millenial, bahkan mungkin masih banyak yang beranggapan bahwa musik jazz hanya bisa dinikmati oleh orang “kaya” atau “bule” yang sungguh amat disayangkan. Tim soundcorners.com berhasil mendapat kesempatan untuk mewawancarai salah satu gitaris muda berbakat yang sudah 1 dekade merintis karir bermusiknya yang hampir seluruh karyanya mengusung genre jazz, Gerald Situmorang.

Gerald Situmorang adalah gitaris yang masih berusia 30 tahun, namun sepak terjangnya di dunia musik sudah tidak perlu diragukan lagi, karya-karyanya yang mayoritas mengusung musik jazz sudah diakui oleh musisi sekelas Tohpati dan Dewa Budjana. Karir bermusiknya sudah dimulai sejak Gerald berusia belasan tahun, projectnya yang bernama Sketsa cukup berhasil menarik minat anak muda untuk mendengarkan musik Jazz. “Gara-gara Sketsa, gue makin jatuh cinta sama musik, makin penasaran, apalagi bisa jadi sumber penghasilan” cerita Gerald.

Memang, Gerald Situmorang bisa dibilang musisi yang memiliki segudang project musik, sebut saja Sketsa, Gerald Situmorang Trio, Meta, dan masih banyak lagi. Namun projectnya yang paling mengejutkan adalah Barasuara, band rock asal Jakarta yang hingga kini memiliki pendengar yang bisa dibilang sangat besar untuk musik sidestream di Indonesia. “Simbiosis mutualisme sih, mungkin ada pendengar gue yang jadi dengerin Barasuara, mungkin juga banyak pendengar Barasuara yang jadi dengerin project gue lainnya” ungkap Gerald saat ditanya apakah namanya yang membesarkan Barasuara, ataukah sebaliknya.

Dalam rangka merayakan 1 dekade Gerald Situmorang berkarir di musik, Gerald akan menggelar konser selama 7 hari, di 7 venue berbeda. Konser 1 dekade yang bertajuk Always Changing ini bercerita tentang proses perubahannya di dunia musik agara tetap selalu segar namun tidak menghilangkan karakternya. Untuk wawancara yang lebih lengkap, silahkan saksikan Gerald Situmorang Exclusive Interview hanya di kanal youtube SoundCorners. Jangan lupa like, comment, share, dan subscribe ya!

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × five =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.