Marshall Origin 50: Pasangan Serasi Pedalboard Kalian! Marshall Origin 50: Pasangan Serasi Pedalboard Kalian!
Jakarta, soundcorners.com - Beginilah jika Marshall memadukan penampilan vintage dengan fitur dan sound modern, lahirlah sebuah low-wattage amplifier dengan sound yang serba bisa. Marshall... Marshall Origin 50: Pasangan Serasi Pedalboard Kalian!

Jakarta, soundcorners.com – Beginilah jika Marshall memadukan penampilan vintage dengan fitur dan sound modern, lahirlah sebuah low-wattage amplifier dengan sound yang serba bisa. Marshall Origin 50 akan menjadi pasangan cocok untuk gitar dan pedalboard kalian!

Marshall Origin 50 merupakan single channel amplifier yang memiliki karakter yang netral dan tonal response yang sangat lebar. Sebenarnya, Marshall Origin 50 kurang galak jika hanya plug n play. Tambahkan sedikit pedal overdrive dan beberapa efek sesuai kebutuhan, baru keluar taringnya.

Jika kalian mencari sound tradisional Marshall, ampli ini akan cukup memuaskan dahaga kalian. Marshall Origin 50 menggunakan resep tabung andalannya, yaitu EL34 Power Tubes dan 3 ECC84 Preamp Tubes. Tentu saja dynamic response yang dihasilkan Marshall Origin 50 sangat baik. Kalian bisa menghajar knob gain hingga mentok, dan kecilkan volume gitar untuk mendapatkan suara clean.

Sesuai namanya, Marshall Origin 50 hanya membutuhkan daya 50 watt, tapi jangan takut, jika kalian ingin mengejar suara break-up tubes dengan volume yang kecil, Marshall Origin 50 memiliki fitur 3 daya, 50W, 20W, dan 5W. Sayangnya, Marshall Origin 50 belum menyediakan fitur reverb.

Selain itu, Marshall Origin 50 juga memiliki fitur boost stage yang bisa diakses melalui push-pull knob ataupun footswitch yang disediakan. Salah satu fitur tambahan yang cukup keren adalah knob tilt. Knob ini berfungsi untuk fine-tuning dark/bright tone pada ampli. Knob Tilt ini berfungsi untuk menggantikan bright switch pada traditional Marshall.

Terima Kasih kepada fitur 3 daya yang tersemat pada ampli ini, Tim Soundcorners bisa mengulas lebih jauh dengan volume yang aman di studio tanpa mengorbankan tone sedikit pun. Kami mengulas ampli ini menggunakan 2 gitar, Vintage AFD yang menggunakan humbucker pickup, dan Fender Stratocaster yang menggunakan single coil pickup.

Memang sih, Marshall Origin 50 belum bisa menghasilkan ciri khas ampli Marshall jadul, namun bukan berarti mengecewakan, bahkan mampu mengeluarkan sound yang lebih versatile. Pada gitar Vintage AFD, sound clean ala stairway to heaven hingga distorsi penuh ala AC/DC mampu diberikan tanpa menggunakan tambahan pedal. Kontrol Tilt juga mampu menambah clarity pada humbucker pickup dengan sangat baik.

Saat Marshall Origin 50 dipadankan dengan single coil pada gitar fender stratocaster, sound clean aka John Mayer hingga sound crunchy ala SRV pun bisa diberikan dengan sangat baik. Namun sayang, jika membutuhkan distorsi lebih, kalian harus menambahkan pedal overdrive di ampli, karena single coil pickup memang membutuhkan gain yang lebih untuk mendapatkan distorsi yang gahar.

Jadi, jika kalian adalah gitaris yang mengandalkan pedal dan membutuhkan ampli tabung dengan harga terjangkau sebagai output terakhir, Marshall Origin 50 adalah pilihan yang sangat tepat!

Features: ⭐️⭐️⭐️⭐️
Sound: ⭐️⭐️⭐️⭐️
Price: ⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️
Overall: ⭐️⭐️⭐️⭐️

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen + three =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.