Review Korg i3: Lahirnya Kembali Sebuah Legenda Review Korg i3: Lahirnya Kembali Sebuah Legenda
Jakarta, soundcorners.com - Untuk anda yang berkecimpung didunia musik disekitar awal '90an, tepatnya 1993, mungkin sudah tidak asing lagi dengan Korg i3 yang mengusung... Review Korg i3: Lahirnya Kembali Sebuah Legenda

Jakarta, soundcorners.com Untuk anda yang berkecimpung didunia musik disekitar awal ’90an, tepatnya 1993, mungkin sudah tidak asing lagi dengan Korg i3 yang mengusung titel “interactive music workstation”.

Pada saat itu pasaran home keyboard sedang dikuasai brand lain, dan Korg tiba-tiba memasuki arena persaingan keyboard dengan auto accompaniment dengan kualitas suara kelas workstation professional, tentu saja ini memberi dampak yang besar dipersaingan bisnis kelas tersebut. Kini, Korg melahirkan kembali model i3 dengan kemasan baru yang berbeda dari sebelumnya.

Korg i3 kali ini hadir dalam casing yang terlihat sangat profesional yang slim dan ringan untuk diangkat. Unit yang kami test adalah berwarna silver matte dengan berat hanya 4kg, sangat ringan untuk anda para keyboardist yang membutuhhkan keyboard dengan bobot ringan dan suara yang mumpuni.  Didalam Korg i3 terdapat 61 tuts touch sensitive keyboard dan sound generator PCM yang menghasilkan 790 suara dan 59 drum kits dengan 64 polyphonic.

Korg i3 dibekali dengan 270 auto accompaniment styles, yang masing-masing style memiliki 4 variasi, 2 fill-in, intro dan ending per variasi. Masing-masing style memiliki 4 setting bawaan pabrik yang disebut dengan style performance. Anda juga dapat menambahkan lagi style yang kompatibel dari seri PA50, PA50SD dan Micro Arranger untuk memenuhi kebutuhan anda. Untuk menyimpan settingan yang sesuai kebutuhan anda, terdapat fitur set list yang dapat menampung 5 x 10 bank.

Dengan mengusung titel “music workstation”, Korg i3 tentu saja memiliki fitur sequencer 16 tracks yang memiliki kapasitas maksimal sekitar 100.000 notes. Hasil dari sequencer selain dapat disimpan dalam format Standard MIDI File type 0, juga dapat disimpan dalam format file wav dengan kualitas 16 bit 44,1Khz.

Untuk penyimpanan, data anda bisa disimpan dalam USB flashdisk dengan kapasitas maksimal 4GB (dalam format FAT16), dimana melalui flashdisk ini, selain membaca file song recorder dan style, Korg i3 juga bisa membaca standard MIDI files dari keyboard lain / komputer dan juga file Wav dan Mp3 dengan kualitas 16-bit 44.1 Khz.

Pada panel belakang Korg i3 terdapat koneksi untuk jack foot controller, stereo output (L/Mono, R), mini stereo input, headphone, USB-A untuk flashdisk, USB-B untuk dihubungkan dengan komputer, dan juga MIDI  Out  untuk dihubungkan ke koneksi MIDI In pada keyboard atau device lainnya.

Dalam paket penjualannya, Korg i3 ini hanya terdapat quick start guide, dan ac adaptor. Untuk user manual, list suara, driver USB dan lainnya, anda dapat mengunduh di website resmi www.korg.com

Kesimpulannya, Korg i3 adalah sebuah keyboard music workstation dengan fitur arranger yang cocok untuk anda dengan mobilitas tinggi karena bobotnya yang ringan.

  • Features ****
  • Price ****
  • Sound ****
  • Overall ****

Spesifikasi:

  • Jumlah tuts: 61-tuts velocity sensitive.
  • Suara: 790 suara, 59 drum kit, termasuk termasuk set General MIDI level 2, maksimal 64 polyphonic
  • Styles: 270 presets x 4 variasi, 2 fill-in, intro, ending per variasi.
  • Efek: 2 digital stereo multi effects untuk masing-masing keyboard dan accompaniment part.
  • Set list: 10 bank x 5
  • Song recorder: 16 tracks, maksimal sekitar 100.000 notes.
  • Koneksi: foot controller, stereo output (L/Mono, R), mini stereo input, headphone, USB-A. USB-B, MIDI Out.
  • Fitur lain: tuning, transpose, 11 scales temperament, General MIDI / Standard MIDI Files compatible, Wav dan mp3 (16 bit, 44,1 Khz) player, auto power off.
  • Ukuran: 1037 x 296 x 80 mm
  • Berat: 4 kg.
  • Asesoris bawaan: quick start guide dan ac adaptor.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.