“Sampai Akhir Zaman” :  ‘Warna’ Hindia dan Rayhan Noor Bertemu Karakter  Armand Maulana “Sampai Akhir Zaman” :  ‘Warna’ Hindia dan Rayhan Noor Bertemu Karakter  Armand Maulana
Tema berupa kemewahan akan sebuah hubungan spesial dengan seseorang dan cerita yang jarang sekali terungkap dari kehidupan seorang bintang menjadi jawaban akan keraguan... “Sampai Akhir Zaman” :  ‘Warna’ Hindia dan Rayhan Noor Bertemu Karakter  Armand Maulana

“Sampai Akhir Zaman” :  ‘Warna’ Hindia dan Rayhan Noor Bertemu Karakter  Armand Maulana

 

Jakarta, soundcorners.com – Puluhan tahun telah terlewati sejak Armand Maulana terjun ke industri musik sebagai vokalis. Di saat orang-orang melihat dirinya sebagai seorang bintang rock di bawah sorot cahaya lampu serta hingar-bingar yang disuarakan oleh para penggemarnya, Armand Maulana juga seorang suami sekaligus ayah yang sangat mencintai keluarganya.

armand-maulana_soundcorners

Dua kehidupannya itu pun dirangkum oleh Hindia dan Rayhan Noor, duo produser yang tergabung dalam sebuah band yaitu Lomba Sihir, lewat lagu berjudul “Sampai Akhir Zaman”. Lagu tersebut pun menjadi single terbaru Armand Maulana. “Dalam proses kreatifnya, kami sebagai musisi pop millenial banyak mencari referensi musik-musik pop dalam maupun luar negeri pada era 90-an, dimana kang Armand Maulana mulai berkarya dalam industri musik di Indonesia.”, tukas Rayhan Noor pada presconference virtual Jum’at (14/1)

Semua berawal dari perbincangan antara Hindia dan Armand Maulana pada suatu hari. Di saat Armand Maulana menceritakan tentang pengalaman hidupnya, Hindia melihat banyak sudut pandang menarik terkait kehidupannya sebagai seorang suami sekaligus ayah, mulai dari perbincangan Armand Maulana dengan wanita yang kini menjadi istrinya, Dewi Gita, untuk menikah hingga momen melepas putri semata wayang mereka yang kini telah dewasa, Naja, menuntut ilmu di negeri orang.

Atas dasar humanisme, dari cerita tersebut terciptalah “Sampai Akhir Zaman”. “pas waktu mereka kirim materinya berupa lirik gue masih menanggapinya “biasa”, namun ketika garapan ini jadi dengan lengkap di isi intonasi melodi dan lirik, hati gue sampai gemetar, bahkan istri pun menangis terharu dengan refleksi karya ini yang menceritakan perjalanan kisah cinta kami menjadi suatu karya yang unik.”, tutur Armand Maulana

armand-maulana_soundcorners

“Saya percaya lagu atau karya yang baik itu tidak condescending atau menggurui, tapi memberikan cerita atau pengalaman yang membuat penikmatnya bisa memetik banyak hal yang berbeda-beda. Cara mereka masing-masing dalam memahami konteks sebuah lirik pasti tidak sama. Secara musikal, semoga apa yang saya dan Hindia punya bisa menjadi sumbangsih untuk diskografi panjang Armand Maulana. “Sampai Akhir Zaman” adalah ‘warna’ Hindia dan Rayhan Noor jika bertemu dengan karakter seperti Armand Maulana,” tutup Rayhan Noor.

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × three =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.